PLN Indonesia Power dan Rumah Zakat Salurkan 135 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Lumajang

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Rumah Zakat dan PLN Salurkan Air bersih Lumajang

Forum Zakat, Lumajang — Sebanyak 135.000 liter air bersih disalurkan kepada sekitar 500 warga di 15 titik terdampak kekeringan di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Bantuan tersebut merupakan kolaborasi PLN Indonesia Power UBP Saguling bersama Rumah Zakat untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di tengah kemarau panjang.

Penyaluran air bersih menyasar wilayah Kecamatan Ranuyoso, Padang, dan Gucialit. Distribusi bantuan dilakukan selama lima hari ke depan dengan menjangkau sejumlah desa, di antaranya Wates Kulon, Wates Wetan, Jenggrong, dan Gucialit.

Kemarau panjang membuat ketersediaan air bersih menjadi persoalan bagi sebagian masyarakat di wilayah tersebut. Sejumlah warga masih mengandalkan tampungan air hujan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, sementara ketersediaan sumber air yang ada belum mencukupi kebutuhan masyarakat.

Kondisi tersebut membuat pemenuhan air bersih menjadi kebutuhan mendesak. Melalui distribusi 135 ribu liter air, PLN Indonesia Power UBP Saguling dan Rumah Zakat berupaya membantu warga memenuhi kebutuhan air untuk aktivitas sehari-hari selama kondisi kemarau berlangsung.

Salah seorang tokoh masyarakat Desa Wates Kulon, Taufiq, menyampaikan bahwa bantuan tersebut sangat dibutuhkan warga karena sumber air yang tersedia belum mampu mencukupi kebutuhan masyarakat.

Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya lembaga dan mitra kemanusiaan dalam merespons persoalan kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak kekeringan. Bantuan air bersih diharapkan dapat meringankan beban warga sekaligus memastikan kebutuhan air tetap terpenuhi selama periode kemarau panjang.

Melalui sinergi antara PLN Indonesia Power UBP Saguling dan Rumah Zakat, respons terhadap persoalan air bersih di Lumajang dihadirkan langsung ke wilayah-wilayah yang membutuhkan, dengan penyaluran dilakukan secara bertahap selama lima hari.