FOZ Sumut Perkuat Kolaborasi Lembaga Zakat, Fokus pada Beasiswa dan Rumah Singgah Pasien

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Rapat Kolaborasi FOZ Sumut

Forum Zakat, Medan — Forum Zakat (FOZ) Sumatera Utara mendorong penguatan kolaborasi antarlembaga zakat melalui program yang menyasar kebutuhan pendidikan dan kesehatan masyarakat. Sebanyak 20 lembaga zakat terlibat dalam Rapat Kolaborasi FOZ Sumut bertema “Bersinergi Menguatkan Gerakan Zakat, Mewujudkan Dampak yang Berkelanjutan” di Aula Yayasan Politeknik Kesehatan YRSU Dr. Rusdi, Medan, Selasa (15/9/2026).

Dalam pertemuan tersebut, FOZ Sumut membahas dua program yang membutuhkan dukungan bersama, yakni program beasiswa untuk 70 anak di Yayasan Politeknik Kesehatan YRSU Dr. Rusdi dan Program Rumah Singgah Pasien bagi pasien serta keluarga pasien yang menjalani pengobatan rujukan di Medan.

Ketua FOZ Sumatera Utara, Sulaiman SHI MH, menekankan pentingnya sinergi lembaga zakat untuk mengoptimalkan potensi zakat sekaligus memperluas dampak program kepada masyarakat. Menurutnya, kolaborasi memungkinkan lembaga zakat mengarahkan sumber daya pada kebutuhan yang dapat ditangani secara bersama dan berkelanjutan.

Program beasiswa menjadi salah satu fokus pembahasan karena berkaitan langsung dengan keberlanjutan pendidikan 70 anak di Yayasan Politeknik Kesehatan YRSU Dr. Rusdi. Direktur Politeknik Kesehatan YRSU Dr. Rusdi, Ikhsan Ibrahim Pohan, SKM., M.Kes., memaparkan kebutuhan program tersebut sekaligus membuka ruang kolaborasi dengan lembaga zakat.

Dukungan melalui beasiswa diharapkan dapat membantu para penerima manfaat mempertahankan akses pendidikan dan mengembangkan potensi mereka. Program ini menjadi salah satu bentuk intervensi zakat di bidang pendidikan yang diarahkan untuk memastikan keterbatasan ekonomi tidak menghentikan proses belajar anak.

Selain pendidikan, kebutuhan pasien dan keluarga pasien yang menjalani pengobatan di luar daerah turut menjadi perhatian FOZ Sumut. Melalui Program Rumah Singgah Pasien, FOZ Sumut mendorong penyediaan tempat tinggal sementara bagi pasien maupun keluarga yang membutuhkan selama menjalani pengobatan rujukan di Medan.

Ketua Program Bidang III FOZ Sumut Bidang Sinergi dan Kolaborasi, Koko, menyampaikan bahwa rumah singgah dibutuhkan terutama oleh pasien dan keluarga yang datang dari daerah lain dan harus menjalani perawatan dalam waktu tertentu. Salah satu sasaran kebutuhan tersebut adalah pasien yang menjalani pengobatan rujukan di RS Adam Malik.

Rumah singgah diharapkan dapat mengurangi beban biaya tempat tinggal yang harus ditanggung pasien dan keluarga selama masa pengobatan. Untuk mewujudkannya, FOZ Sumut membuka peluang keterlibatan lembaga zakat agar program dapat dikembangkan secara bersama.

Pertemuan tersebut juga mendapat dukungan dari Ketua Yayasan Politeknik Kesehatan YRSU Dr. Rusdi, Dra. Hj. Marlina Rusdi Nasution, M.Fis. Ia mengapresiasi forum yang mempertemukan berbagai lembaga zakat untuk membahas kebutuhan sosial secara langsung dan membuka peluang sinergi antarlembaga.

Rapat Kolaborasi FOZ Sumut kemudian ditutup dengan penandatanganan komitmen dari masing-masing lembaga zakat sebagai tindak lanjut atas program yang telah dibahas. Komitmen tersebut menjadi langkah awal untuk mengonsolidasikan dukungan lembaga zakat dalam penguatan program pendidikan dan layanan bagi pasien di Sumatera Utara.