Manfaat Zakat Hadirkan Lapak Berkah Kuatkan Harapan UMKM di Kalimantan Timur

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp

Lapak Berkah Kuatkan Harapan UMKM

Forum Zakat, Balikpapan – Di balik etalase sederhana dan aroma makanan rumahan yang akrab, harapan para pelaku usaha kecil kembali tumbuh. Jumat, 23 Januari 2026, di Kantor Telkomsel Regional Kalimantan, Kota Balikpapan, empat pelaku UMKM menerima suntikan semangat baru melalui Program Lapak Berkah, hasil kolaborasi Majelis Telkomsel Taqwa (MTT) Kalimantan dan Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Perwakilan Kalimantan Timur.

Empat usaha kecil yang menerima bantuan modal tersebut adalah Keripik Pisang Cokelat milik Ibu Ida, Es Kelapa Segar Bu Ningsih, Pentol Pak To, serta Nasi Kuning Bu Harni. Bantuan diserahkan secara simbolis sebagai bagian dari ikhtiar pemanfaatan zakat produktif untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.

Program Lapak Berkah tidak sekadar menghadirkan tambahan modal usaha. Di dalamnya, zakat dikelola sebagai instrumen pemberdayaan dalam meningkatkan kapasitas produksi, memperbaiki kualitas usaha, serta membuka peluang pasar yang lebih luas bagi pelaku UMKM. Pendampingan dan penguatan usaha menjadi bagian penting agar bantuan tidak berhenti sebagai stimulan sesaat, tetapi benar-benar berdampak berkelanjutan.

Menariknya, dukungan terhadap UMKM penerima manfaat juga diwujudkan secara konkret. Dalam kegiatan tersebut, MTT Kalimantan memborong ratusan produk hasil produksi para UMKM. Produk-produk ini kemudian dibagikan kepada karyawan dan tenaga kerja di lingkungan Kantor Telkomsel Regional Kalimantan. Langkah ini tidak hanya membantu perputaran ekonomi pelaku usaha, tetapi juga memperkenalkan produk lokal kepada pasar yang lebih luas.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh General Manager Region Network Operations and Productivity Telkomsel Kalimantan, Wendy Adewijaya, yang secara langsung menyerahkan bantuan kepada para penerima manfaat. Ia menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi MTT dan IZI dalam mengelola dana zakat secara profesional dan tepat sasaran.

“Kami sangat yakin potensi zakat yang besar di Telkomsel Group ini memang harus diserahkan kepada pihak yang profesional agar dapat dirasakan manfaatnya secara maksimal oleh masyarakat,” ujar Wendy.

Sementara itu, Kepala Perwakilan IZI Kalimantan Timur, Hengky Asmarakandi, menegaskan bahwa kepercayaan yang diberikan MTT menjadi amanah besar bagi IZI untuk terus menghadirkan program zakat produktif yang berdampak nyata.

“Kepercayaan ini menjadi amanah besar bagi kami untuk terus menghadirkan program zakat produktif, salah satunya melalui Program Lapak Berkah, agar para pelaku UMKM dapat tumbuh dan lebih mandiri,” ungkapnya.

Dampak program ini dirasakan langsung oleh para penerima manfaat. Ibu Ida, pelaku usaha Keripik Pisang Cokelat, mengungkapkan bahwa usahanya mengalami peningkatan signifikan setelah menerima bantuan modal, mesin spinner, serta perbaikan kemasan produk.

“Alhamdulillah, setelah diberikan bantuan modal, mesin spinner, dan perbaikan kemasan, produksi saya meningkat dan permintaan juga makin banyak. Bahkan dalam bulan ini pesanan sudah bertambah hingga ratusan pouch,” tuturnya dengan penuh syukur.

Melalui Program Lapak Berkah, MTT Kalimantan dan IZI membuktikan bahwa zakat tidak hanya hadir untuk membantu, tetapi juga menguatkan usaha kecil, menguatkan harapan, dan menguatkan ekonomi masyarakat. Kolaborasi ini diharapkan terus berkembang sebagai solusi berkelanjutan dalam mendukung pelaku UMKM di Kalimantan Timur agar mampu tumbuh, bertahan, dan mandiri.