
Forum Zakat — Direktur Zakat dan Wakaf (Dir Zawa) Kementerian Agama RI Prof. Dr. Waryono Abdul Ghofur bersama Ketua Umum Forum Zakat (FOZ) Wildhan Dewayana melakukan rangkaian kunjungan ke posko-posko respons bencana lembaga amil zakat (LAZ) anggota FOZ di Aceh hingga Medan, 18–21 Desember 2025.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung respon kebencanaan di lapangan, bersilaturahmi dengan masyarakat terdampak, serta memberikan apresiasi kepada amil dan relawan yang sejak awal masa tanggap darurat telah bergerak cepat menyalurkan bantuan kemanusiaan pascabencana banjir dan longsor.

Dalam beberapa hari terakhir, Dir Zawa Kemenag RI bersama Ketua Umum FOZ juga mendampingi Menteri Agama RI Prof. Dr. K. H. Nasaruddin Umar dalam kunjungan ke sejumlah titik terdampak di Aceh. Kehadiran ini menjadi bagian dari upaya penguatan bagi para penyintas sekaligus dukungan moral bagi amil dan relawan yang bertugas di lapangan.
Rangkaian kunjungan di Pidie Jaya dan Bireuen Aceh berlangsung pada 18–19 Desember 2025, dimulai dari MIN 05 Seunong, Kabupaten Pidie Jaya, Dayah Najmul Hidayah Al Aziziyah di Cot Meurak, Kabupaten Bireuen, hingga Masjid Jemik Al Mujahidin di Desa Cot Ara. Di lokasi-lokasi tersebut, Dir Zawa Kemenag dan Ketua Umum FOZ bersama jajaran Kemenag Aceh dan amil LAZ berdialog dengan masyarakat terdampak serta meninjau langsung dampak kerusakan akibat bencana.
Selain peninjauan lapangan, kegiatan juga diisi dengan simbolisasi penyaluran kolaborasi bantuan LAZ serta penguatan psikososial bagi santri dan anak-anak penyintas bencana.

Kunjungan kemudian berlanjut ke Kabupaten Aceh Tamiang pada 20 Desember 2025. Dir Zawa Kemenag dan Ketua Umum FOZ menyambangi sejumlah posko LAZ anggota, di antaranya Posko Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) di Desa Kebun Rantau, Posko Rumah Zakat di Desa Amir Manis, Posko Nurul Hayat di Kuala Simpang, LAZNAS WIZ di sekitar RSUD Aceh Tamiang, Yakesma di Masjid Besar Al Huda Aceh Tamiang, serta Posko Asar Humanity di Lubuk Sidup yang berada di wilayah dengan akses cukup sulit akibat dampak longsor.

Rombongan juga mengunjungi Posko DT Peduli di Masjid Bandar Mahligai, Kecamatan Sekerak, serta MAN 2 Aceh Tamiang yang sementara difungsikan sebagai kantor Kementerian Agama setempat. Sejumlah relawan lintas lembaga, termasuk Sahabat Yatim, turut terlibat dalam respon kebencanaan di wilayah tersebut.
Meski perjalanan dilanjutkan hingga malam hari menuju Medan, rombongan tetap menyempatkan diri bersilaturahmi ke posko-posko. Kunjungan di Aceh Tamiang ditutup dengan kebersamaan sederhana di Posko LMI yang dikelola oleh ibu-ibu dapur umum.
Pada 21 Desember 2025, rangkaian kunjungan dilanjutkan ke Kota Medan dengan menyambangi Posko Dompet Dhuafa Waspada dan Posko Rumah Zakat, sebagai bagian dari pemantauan respon kebencanaan lintas wilayah.
Rangkaian kunjungan ini mencerminkan sinergi antara Direktorat Zakat dan Wakaf Kementerian Agama RI dan Forum Zakat dalam mendukung kerja-kerja kemanusiaan lembaga zakat.
Sejak awal pascabencana banjir dan longsor di Sumatra, amil dan relawan LAZ bergerak cepat menyalurkan bantuan logistik dapur umum, pakaian, bantuan pendidikan, hingga dukungan genset bagi sekolah dan warga terdampak.









