
Forum Zakat, Sumatera Utara — Rumah Zakat bersama PT Donggi Senoro LNG menyalurkan 100 paket hygiene kit bagi warga terdampak banjir di Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari respons kemanusiaan untuk mendukung pemulihan warga yang terdampak bencana, khususnya dalam memenuhi kebutuhan kebersihan dan kesehatan pascabanjir.
Banjir besar yang melanda wilayah Besitang menyebabkan air merendam permukiman warga hingga ketinggian 3 hingga 4 meter. Kondisi tersebut mengakibatkan ratusan rumah terendam dan aktivitas masyarakat lumpuh dalam beberapa hari. Berdasarkan pendataan di lapangan, lebih dari 100 kepala keluarga (KK) terdampak langsung oleh bencana ini dan membutuhkan dukungan segera untuk memenuhi kebutuhan dasar.
Dalam situasi pascabanjir, persoalan kebersihan menjadi tantangan utama bagi warga. Lingkungan yang masih dipenuhi lumpur dan air sisa banjir meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama penyakit kulit dan saluran pencernaan. Oleh karena itu, bantuan hygiene kit menjadi salah satu kebutuhan mendesak yang perlu diprioritaskan.
Paket hygiene kit yang disalurkan Rumah Zakat bersama PT Donggi Senoro LNG berisi berbagai perlengkapan kebersihan, antara lain ember air berkapasitas 15 liter, handuk, sabun mandi cair, sampo, pasta gigi, sikat gigi, serta deterjen. Bantuan ini diharapkan dapat membantu warga menjaga kebersihan diri dan lingkungan selama masa pemulihan, sekaligus mencegah munculnya penyakit pascabencana.
Penyaluran bantuan dilakukan dengan melibatkan relawan Rumah Zakat serta koordinasi dengan pihak setempat agar distribusi tepat sasaran dan menjangkau keluarga yang paling membutuhkan. Pendekatan ini menjadi bagian dari komitmen Rumah Zakat untuk memastikan amanah bantuan kemanusiaan dapat dirasakan secara langsung oleh penyintas.
Kolaborasi antara Rumah Zakat dan PT Donggi Senoro LNG mencerminkan sinergi multipihak dalam merespons bencana. Melalui pemanfaatan dana zakat, infak, dan kepedulian sosial perusahaan, bantuan tidak hanya hadir sebagai respon darurat, tetapi juga sebagai bentuk keberlanjutan pendampingan bagi masyarakat terdampak.
Rumah Zakat menegaskan bahwa gerakan zakat dan filantropi akan terus hadir membersamai masyarakat dalam situasi krisis, mulai dari fase tanggap darurat hingga pemulihan. Melalui kolaborasi lintas sektor, diharapkan upaya pemulihan pascabencana di Besitang dapat berjalan lebih cepat dan masyarakat kembali menjalani aktivitas dengan lebih aman dan sehat.









