Forum Zakat — Forum Zakat (FOZ) menggelar Reuni Peserta HRD OPZ Forum 2022–2023 & Pengelola HRD OPZ Anggota FOZ secara daring pada Jum’at (04/07/2025), yang menjadi momentum penting bagi para pengelola sumber daya manusia di Organisasi Pengelola Zakat (OPZ) untuk memperkuat kolaborasi dan menyusun agenda bersama dalam pengembangan SDM amil zakat di Indonesia.
Kegiatan ini dihadiri oleh puluhan peserta dari berbagai lembaga anggota FOZ lintas daerah dan lintas angkatan yang pernah mengikuti HRD OPZ Forum tahun-tahun sebelumnya. Reuni ini digagas sebagai ruang reflektif dan interaktif, guna mendengar langsung pengalaman, tantangan, dan harapan dari para pengelola HRD OPZ dalam menjalankan peran strategis mereka di masing-masing lembaga.
HRD sebagai pilar gerakan zakat. Oleh karenanya, diskusi yang berlangsung hangat dalam forum ini merumuskan tiga fokus utama:
- Harapan terhadap pengelolaan HRD OPZ di masa depan,
- Tantangan dan kebutuhan nyata dalam tata kelola SDM zakat, dan
- Usulan terhadap format dan arah pelaksanaan HRD OPZ Forum 2025.
Para peserta menyampaikan bahwa HRD OPZ memiliki peran sentral dalam menjaga keberlangsungan dan mutu pengelolaan zakat, sehingga perlu ditopang oleh sistem yang kuat, peran strategis yang diakui oleh manajemen, dan kolaborasi lintas lembaga dalam peningkatan kapasitas.
Berbagai isu aktual mencuat dalam sesi diskusi. Di antaranya adalah rendahnya daya tawar HRD dalam lembaga, sistem manajemen SDM yang belum merata antar OPZ, hingga tantangan regenerasi dan retensi amil yang kian kompleks.
Beberapa kebutuhan yang diidentifikasi bersama di antaranya, akses terhadap HRIS dan sistem informasi SDM, literasi regulasi ketenagakerjaan dan zakat, program peningkatan kompetensi teknis HR, dan forum berbagi praktik baik (benchmark) antar lembaga.
Forum ini juga mendorong lahirnya gagasan pengembangan Ziswaf Talent Hub, penyusunan SOP nasional HRD OPZ, serta penguatan budaya organisasi berbasis nilai keislaman.
Menjelang pelaksanaan HRD OPZ Forum berikutnya, para peserta reuni memberikan banyak masukan terhadap bentuk kegiatan yang lebih berdampak. Beberapa di antaranya mengusulkan agar format HRD OPZ Forum tidak hanya berupa seminar, namun lebih praktis seperti bootcamp penyusunan SOP, co-creation tools antar lembaga, hingga mentoring lintas OPZ. Hal ini menjadi sinyal bahwa pengelolaan SDM zakat semakin menuntut pendekatan yang inovatif dan berbasis kolaborasi.
Kegiatan reuni ini menjadi pengingat bahwa pengelolaan zakat yang baik tidak bisa dilepaskan dari SDM yang unggul, amanah, dan profesional. Dengan semangat sinergi, Forum Zakat terus berkomitmen menjadi ruang bertumbuh bersama bagi para pengelola HRD OPZ, menuju ekosistem zakat nasional yang berkeadilan dan berkelanjutan.









