Forum Zakat – Komitmen dalam membangun masyarakat tangguh bencana kembali digaungkan oleh Forum Zakat (FOZ) Jawa Barat. Pada Rabu, 30 Juli 2025, FOZ Jabar bersama 37 Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Kota Bandung menghadiri agenda “Silaturahmi & Sinergi Program Penanggulangan Bencana” yang digelar oleh Pemerintah Kota Bandung melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), bertempat di Kota Bandung dan turut dihadiri Wakil Wali Kota Bandung.
Pertemuan ini menjadi momen penting mengingat BPBD Kota Bandung baru saja dibentuk oleh Pemkot Bandung, dan pada tahap awal berkomitmen untuk menggalang kekuatan kolaboratif lintas sektor melalui pendekatan pentahelix, yakni pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, dan media. FOZ Jabar dan jaringan LAZ di Kota Bandung turut dilibatkan sebagai mitra strategis untuk menyinergikan gerakan penanggulangan dan pengurangan risiko bencana di Kota Bandung.
“Ini adalah langkah awal yang bagus. Apa yang dilakukan hari ini sebenarnya adalah duplikasi dari model kolaborasi yang sudah kami bangun sebelumnya antara FOZ Jabar dan BPBD Jawa Barat,” terang Hadi, Sekretaris FOZ Jabar.
Sebelumnya, FOZ Jabar telah menjalin koordinasi erat dengan BPBD Provinsi Jabar melalui grup koordinasi kebencanaan, serta aktif dalam forum pasca bencana di Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Bandung. Model kolaborasi inilah yang menjadi inspirasi Pemkot Bandung untuk membangun pola kerja sama yang terstruktur bersama FOZ Jabar dan para LAZ.
Penguatan Kapasitas Amil dan Relawan Kebencanaan
Wakil Wali Kota Bandung dalam sambutannya juga menyinggung potensi kolaborasi ke depan melalui pelatihan relawan kebencanaan. Hal ini disambut baik oleh FOZ Jabar yang menilai pelatihan tersebut dapat meningkatkan kapasitas amil zakat dan relawan LAZ dalam menghadapi situasi darurat bencana secara cepat dan efektif.
“Kami percaya, zakat bukan hanya tentang berbagi, tapi juga membangun ketangguhan masyarakat. Pelatihan ini akan sangat membantu amil dan relawan untuk lebih siap dalam kondisi krisis,” lanjut Hadi.
Zakat untuk Ketangguhan Sosial dan Kolaborasi Nyata
FOZ Jabar memandang kolaborasi lintas sektor ini sangat penting sebagai bagian dari upaya penguatan Gerakan Zakat dalam aksi nyata kemanusiaan. Dalam berbagai momentum bencana seperti gempa di Kabupaten Bandung maupun banjir di Sukabumi, FOZ Jabar dan LAZ anggotanya telah menunjukkan respon cepat dan efektif melalui program kolaboratif.
Bahkan sebelum kepengurusan FOZ Jabar yang sekarang, rekam jejak sinergi antara LAZ dan Pemkot Bandung sudah terbentuk dalam berbagai agenda sosial, seperti penanganan COVID-19 dan aksi kemanusiaan untuk Palestina. Portofolio ini memperkuat legitimasi lembaga zakat sebagai aktor penting dalam isu sosial dan kemanusiaan.
Harapan dan Tindak Lanjut
Hadi menutup keterangannya dengan harapan besar kepada Pemkot Bandung agar sinergi yang dibangun tidak berhenti pada seremoni, melainkan melahirkan kolaborasi yang konkret dalam bentuk program nyata.
“Kami berharap ini menjadi gerbang kepercayaan dan kolaborasi lebih erat antara Pemkot, BPBD, dan LAZ. FOZ berperan sebagai penghubung, dan tindak lanjut teknis selanjutnya bisa diimplementasikan oleh masing-masing LAZ sesuai kapasitasnya,” ujar Hadi.
Bagi sesama LAZ, agenda ini diharapkan menjadi pemantik untuk menangkap peluang kolaborasi, meningkatkan kredibilitas lembaga, serta menunjukkan bahwa zakat dan kolaborasi strategis dapat menjadi instrumen kuat dalam membangun masyarakat yang lebih siap, kuat, dan peduli terhadap bencana.









