Forum Zakat – Komitmen untuk memperkuat kontribusi zakat di bidang pendidikan terus diperkuat. Lembaga Amil Zakat Dana Peduli Umat (LAZ DPU) Kalimantan Timur resmi menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Kartanegara (Unikarta) dalam bentuk pemberian beasiswa bagi mahasiswa tidak mampu. Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang berlangsung bertepatan dengan momen Wisuda Sarjana dan Pascasarjana Unikarta di Tenggarong.
Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya LAZ DPU Kaltim dalam mendayagunakan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk memberdayakan sektor pendidikan, salah satu pilar utama dalam program-program sosial kemasyarakatan lembaga tersebut. Dengan dukungan dari para muzakki dan donatur, LAZ DPU Kaltim mendorong agar manfaat zakat dapat dirasakan langsung oleh kelompok penerima manfaat yang membutuhkan, termasuk generasi muda yang sedang menempuh pendidikan tinggi.
Sepanjang Tahun 2020, LAZ DPU Kaltim Salurkan 1.119 Al Qur’an
Program beasiswa ini akan difokuskan kepada mahasiswa Unikarta yang berasal dari keluarga kurang mampu. Kolaborasi ini merupakan upaya mendorong pemerataan akses pendidikan serta mendukung pengembangan potensi generasi muda di Kutai Kartanegara dan sekitarnya.
Unikarta yang telah berdiri sejak 1984, saat ini menaungi tujuh fakultas dan sebelas program studi. Dalam periode wisuda tahun ini, kampus tersebut meluluskan 9 mahasiswa magister dan 352 mahasiswa program sarjana. Momentum ini tidak hanya menjadi titik pencapaian bagi para lulusan, namun juga menjadi awal kolaborasi berkelanjutan antara kampus dan lembaga zakat.
Rektor Universitas Kartanegara, Prof. Dr. Ir. Ince Raden, M.P., menyambut baik kerja sama ini sebagai implementasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian masyarakat dan peningkatan akses pendidikan. Ia berharap agar kolaborasi ini dapat menjangkau lebih banyak mahasiswa serta berjalan dalam jangka panjang demi memberikan dampak yang signifikan dan berkelanjutan.
Melalui kolaborasi antara lembaga zakat dan perguruan tinggi, diharapkan muncul sinergi positif dalam membangun ekosistem pendidikan inklusif yang memberikan peluang setara bagi seluruh anak bangsa, sekaligus memperkuat peran zakat sebagai solusi nyata atas permasalahan sosial, khususnya di sektor pendidikan.









