LAZ Harfa dan Islamic Relief Luncurkan Program IUPG untuk Entaskan Kemiskinan Ekstrem di Pandeglang

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
islamic ultra poor graduation

Forum Zakat — Upaya percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Pandeglang mendapat angin segar dengan diluncurkannya program Islamic Ultra Poor Graduation (IUPG), hasil kolaborasi antara Yayasan Islamic Relief Indonesia (IRI) dan Lembaga Amil Zakat Harapan Dhuafa (LAZ Harfa). Peluncuran program ini digelar di Pendopo Kabupaten Pandeglang dan dihadiri langsung oleh Bupati Pandeglang, Dewi Setiani.

Program IUPG dirancang sebagai pendekatan jangka panjang dalam mengentaskan kemiskinan ekstrem, berbasis nilai-nilai Islam. Berbeda dari pendekatan karitatif biasa, program ini menggabungkan bantuan langsung dengan pembangunan kapasitas, pendampingan intensif, serta upaya mendorong kemandirian ekonomi penerima manfaat. Dengan skema yang berkelanjutan, IUPG diharapkan mampu menciptakan perubahan sosial yang signifikan dan berdampak luas.

Peluncuran program ini dihadiri oleh berbagai unsur penting daerah, termasuk Kepala Bappeda Pandeglang Sutoto, jajaran camat dan kepala desa dari wilayah sasaran, serta pimpinan program dari IRI dan LAZ Harfa. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menjadi penanda komitmen bersama dalam mewujudkan kesejahteraan yang inklusif dan berkelanjutan di Pandeglang.

LAZ Harfa sebagai mitra pelaksana utama memiliki peran strategis dalam mendampingi implementasi program di lapangan. Di bawah kepemimpinan Direktur Utama Abdul Rafur, LAZ Harfa terus mendorong pendekatan zakat yang berdampak dan transformatif. Kehadiran LAZ Harfa dalam program ini menegaskan posisinya sebagai lembaga zakat yang tidak hanya fokus pada distribusi bantuan, tetapi juga pada penguatan akar masalah kemiskinan melalui pendekatan sistemik dan islami.

Program IUPG ini akan dijalankan hingga tahun 2027 dan menyasar 300 kepala keluarga yang tersebar di tiga desa di Kabupaten Pandeglang, yaitu Desa Cibadak dan Desa Tugu di Kecamatan Cimanggu, serta Desa Sukasari di Kecamatan Pulosari. Masing-masing penerima manfaat akan mengikuti tahapan pendampingan, pelatihan, serta dukungan modal usaha berbasis potensi lokal.

Bupati Pandeglang dalam sambutannya menyampaikan harapan besar agar program ini menjadi titik tolak perubahan nasib masyarakat yang selama ini hidup dalam keterbatasan. Pemerintah daerah, menurutnya, akan mendukung penuh sinergi semacam ini sebagai bagian dari solusi nyata atas persoalan kemiskinan ekstrem di wilayahnya.

Melalui program ini, nilai-nilai Islam tidak hanya menjadi pedoman spiritual, tetapi juga dijadikan fondasi dalam membangun kehidupan yang bermartabat dan mandiri. IUPG diyakini dapat menjadi model pemberdayaan yang mampu menciptakan generasi baru yang berdaya, bermartabat, dan tangguh menghadapi tantangan masa depan.