Wadah Berhimpunnya Lembaga Amil Zakat Dan Badan Amil Zakat

    Milad 20 BMM, Semakin Kuat Menebar Manfaat

    Milad 20 BMM, Semakin Kuat Menebar Manfaat

    Bagikan Ini :

    Forumzakat – Dua puluh tahun bukanlah waktu yang singkat bagi sebuah lembaga untuk terus berdiri tegak dan konsisten dalam menebarkan manfaat bagi umat. Begitu banyak tantangan yang dihadapi untuk tetap dapat bertahan di tengah segala perubahan. Begitu pula dengan salah satu anggota Forum Zakat, yakni Laznas Baitulmaal Muamalat (BMM). Di tengah masa sulit pandemi Covid-19 ini, tepatnya pada 16 Juni 2020, genap 20 tahun sudah BMM berkiprah sebagai Lembaga Amil Zakat Nasional di Indonesia.

    Selama dua dekade, BMM terus konsisten menjaga amanah dan meningkatkan pelayanan untuk para muzakki serta membantu ribuan mustahik, baik yang dilakukan secara mandiri, maupun dalam bentuk sinergi dengan lembaga/organisasi lain atau perorangan yang memiliki misi yang sama dan tersebar di seluruh Indonesia.

    Dalam perjalanannya, kini BMM telah memiliki tiga kantor perwakilan yang belokasi di Aceh, Jawa Barat, dan Yogyakarta. Keberadaan kantor-kantor perwakilan tersebut bertujuan tidak lain agar semakin menjangkau lebih banyak lagi mustahik yang terbantu.

    Dalam rangka memperingati milad ke-20, BMM melaksanakan kegiatan tasyakuran secara online dengan mengusung tema “20 Tahun BMM – Semakin Kuat Menebar Manfaat”. Kegiatan ini dihadiri secara virtual oleh Sekretaris Jendral Forum Zakat Nana Sudiana, Pembina Yayasan BMM Andri Donny, Pengurus Yayasan BMM Novi Wardi, Pengawas Yayasan BMM Riksa Prakoso, Komite Syariah BMM Ust. Ahmad Bisyri Syakur, LC., MA, Direktur Eksekutif BMM Teten Kustiawan, serta para tamu undangan lainnya.

    “Di tengah situasi yang tidak nyaman seperti ini, menjadi tantangan bagi lembaga zakat, khususnya BMM yang telah berusia 20 tahun pada hari ini. Semoga BMM terus menjadi bagian dari gerakan zakat di Indonesia untuk selalu membantu masyarakat” ujar Nana Sudiana dalam sambutannya di acara tersebut.

    Direktur Eksekutif BMM, Teten Kustiawan juga mengungkapkan ada lima agenda penting yakni jati diri amil dan nazhir semakin kuat, konsistensi kepemimpinan, SDM berkualitas dan solid, sistem dan manajemen yang baik juga adaptif, serta kolaborasi dan kontributif. “Supaya BMM terus masuk dalam kualifikasi organisasi yang tetap eksis dan tumbuh berkembang ,” jelasnya.

    Diharapkan, dengan mencapai usia yang terbilang dewasa, BMM dapat semakin kuat menebar manfaat bagi umat melalui program-program yang inovatif dan berkesinambungan, dengan mengutamakan layanan terbaik bagi para muzakki dan mustahik. (*)

    Bagikan Ini :

    Leave a Reply

    Close Menu