Mizan Amanah Beri Apresiasi kepada Da’i dan Guru Ngaji di Pelosok Cilacap

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Mizan Amanah Beri Apresiasi kepada Da’i dan Guru Ngaji

Forum Zakat — Sebagai bentuk dukungan terhadap perjuangan para da’i dan guru ngaji di pelosok negeri, Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) Mizan Amanah menyalurkan santunan kepada sejumlah pengajar Al-Qur’an dan da’i lokal di Dusun Panulisan, Kecamatan Dayeuhluhur, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Kegiatan ini berlangsung di Mushola Ar-Rahman, tempat para dai dan guru ngaji tersebut sehari-hari menjalankan tugas dakwahnya. Santunan yang diberikan berupa bantuan uang tunai dan Al-Qur’an, sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi mereka dalam membina masyarakat secara spiritual dan sosial.

Melalui kegiatan ini, Mizan Amanah ingin menegaskan peran penting para pendakwah lokal yang tidak hanya mengajarkan ilmu agama, tetapi juga membantu masyarakat dalam urusan sosial-keagamaan seperti mengurus jenazah, mengisi kajian, hingga mendampingi warga dalam berbagai kegiatan keagamaan. Semuanya dilakukan secara sukarela, tanpa pamrih.

“Peran mereka sangat besar bagi masyarakat, terutama di daerah yang akses pendidikannya terbatas. Ini adalah bentuk apresiasi kami terhadap dedikasi mereka,” jelas Kepala Program dan Distribusi Mizan Amanah dalam kesempatan tersebut.

Penyaluran ini diharapkan dapat meringankan beban hidup sekaligus menjadi penyemangat bagi para da’i dan guru ngaji dalam menjalankan tugas dakwah di tengah keterbatasan. Santunan yang diberikan juga menjadi pengingat bahwa keberadaan mereka sangat dibutuhkan dan dihargai.

Salah satu penerima manfaat mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diterima. Ia menyampaikan bahwa santunan tersebut sangat membantu kebutuhan harian mereka yang hidup dalam kondisi ekonomi terbatas.

Program ini merupakan bagian dari komitmen Mizan Amanah dalam mendukung penguatan dakwah di akar rumput. Lembaga terus mengajak masyarakat untuk berperan serta dalam mendukung para pejuang dakwah melalui program pemberdayaan yang berkelanjutan.

Melalui gerakan seperti ini, diharapkan akan tumbuh lebih banyak inisiatif sosial yang memperhatikan kesejahteraan guru ngaji dan da’i sukarela di berbagai pelosok tanah air. Mizan Amanah juga membuka ruang kontribusi publik melalui donasi zakat, infak, dan sedekah guna mendukung program-program dakwah dan kemanusiaan yang dijalankan.