Forum Zakat — Di tengah ribuan massa yang memadati kawasan Patung Kuda, Monas, Jakarta Pusat dalam aksi solidaritas Palestina, sebuah inisiatif unik menarik perhatian publik. Ratusan relawan muda yang tergabung dalam gerakan Semut Semangka menggelar konvoi kebersihan sebagai bentuk dukungan terhadap Palestina sekaligus kepedulian terhadap lingkungan.
Aksi berlangsung sejak pukul 06.00 hingga 09.00 WIB dan menjadi bagian dari gelombang aksi kemanusiaan atas situasi terkini di Gaza. Serangan militer Israel yang terus berlanjut hingga 2 tahun genosida pada Oktober 2025 telah menyebabkan ribuan korban jiwa, termasuk perempuan dan anak-anak. Aksi di Jakarta merupakan satu dari banyak bentuk solidaritas yang digelar serentak di berbagai penjuru dunia.
Di antara kerumunan peserta aksi, para relawan Semut Semangka berjalan menyusuri area aksi sambil membawa kantong sampah, poster dukungan untuk Palestina, serta seruan menjaga kebersihan. Dipimpin oleh Greschinov, influencer yang juga dikenal sebagai Panglima Julid Fii Sabilillah, mereka mengajak peserta aksi untuk ikut serta menjaga lingkungan sekitar tetap bersih.
Gabungkan Aksi Kemanusiaan dan Isu Lingkungan
Gerakan Semut Semangka merupakan inisiasi Forum Zakat (FOZ) yang mengajak anak-anak muda untuk mengambil peran dalam aksi kemanusiaan melalui pendekatan lingkungan. Nama “Semut Semangka” terinspirasi dari kisah semut dalam cerita Nabi Ibrahim AS, seekor semut kecil yang membawa tetes air untuk memadamkan api yang membakar sang nabi. Meski kecil, tindakan itu melambangkan keberpihakan pada kebenaran.
Usai konvoi, para relawan menyerahkan tumpukan kantong sampah yang telah dikumpulkan kepada truk milik Dinas Lingkungan Hidup (DLHK) untuk dipilah dan diangkut. Aksi ini mendapat apresiasi dari petugas kebersihan di lokasi.
“Terima kasih Semut Semangka, kami dibantu mengumpulkan sampah dari aksi kali ini. Jadi tidak berserakan, tidak perlu nyapu susah payah. Dengan dikumpulkan gini jadi mudah ngumpulinnya,” kata Rohmat, salah satu petugas kebersihan DLHK.
Kegiatan ini sekaligus menjadi ajakan terbuka kepada massa aksi yang jumlahnya mencapai ratusan ribu orang untuk ikut bertanggung jawab menjaga ketertiban dan kebersihan selama menyuarakan solidaritas.









