Forum Zakat – Forum Zakat kembali menorehkan capaian penting dalam pengembangan SDM zakat nasional melalui Wisuda Kampus Zakat Batch 8 yang digelar secara daring pada Selasa, 15 Juli 2025. Sebanyak 120 mahasiswa dari 15 kampus di seluruh Indonesia mengikuti seremoni wisuda setelah menyelesaikan program magang di 15 Organisasi Pengelola Zakat (OPZ).
Acara ini menandai kelanjutan komitmen Forum Zakat dalam mencetak amil-amil muda berkualitas melalui jalur kolaboratif antara perguruan tinggi dan lembaga zakat.
Dalam sambutannya, Dr. Cupian Amir Zaelani, Ketua APSEI, menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan program ini. Ia menilai Kampus Zakat telah menjawab kebutuhan SDM di lembaga zakat sekaligus menjadi ruang peningkatan kapasitas bagi mahasiswa ekonomi Islam. “Selamat kepada adik-adik wisudawan. Semoga ke depan bisa memberi kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Prof. Waryono Abdul Ghofur, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama RI, dalam keynote speech-nya menekankan bahwa tidak semua anak muda memiliki kesempatan seperti peserta Kampus Zakat. “Hidup bukan sekadar eksis, tapi memberi manfaat. Apresiasi setinggi-tingginya kepada FOZ yang konsisten hingga batch ke-8 ini. Membangun SDM amil itu tidak mudah, tapi sangat penting,” ungkapnya.
Ia juga menyoroti pentingnya SDM sebagai penentu kemajuan ekosistem zakat. “Kalau amilnya berkualitas, lembaganya maju. Dan kalau lembaga zakat maju, bangsa ini juga akan bergerak maju,” tegasnya.
Forum Zakat: Syiar Zakat Butuh SDM Kuat
Udhi Tri Kurniawan, Sekretaris Umum Forum Zakat sekaligus Deputi Direktur 1 Program Pemberdayaan Dompet Dhuafa, menutup rangkaian sambutan dengan menggarisbawahi pentingnya regenerasi SDM zakat. “Kampus Zakat ini adalah SDM masa depan. Forum Zakat terus berkomitmen pada pengembangan SDM, baik yang telah ada maupun mencetak amil baru yang kompeten,” katanya.
Udhi juga mengajak seluruh peserta untuk menjadikan pengalaman magang sebagai bekal masuk dalam ekosistem zakat pasca kampus. “Apa yang adik-adik alami di lembaga zakat adalah pengalaman berharga tentang tata kelola, pendayagunaan, dan pelayanan umat,” tambahnya.
15 Kampus – 15 Lembaga Zakat: Kolaborasi Nyata
Program Kampus Zakat batch 8 berhasil melibatkan mahasiswa dari 15 kampus ternama di Indonesia, antara lain:
- Universitas Airlangga
- Universitas Brawijaya
- Universitas Padjadjaran
- Universitas Pendidikan Indonesia
- Universitas Negeri Surabaya
- Universitas Siliwangi
- UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
- IAIN Palangka Raya
- Universitas Jambi
- Universitas Muhammadiyah Ponorogo
- Universitas Djuanda
- Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
- UPN Veteran Jakarta
- STEI SEBI
- Politeknik Negeri Jakarta
Selama program magang, mereka ditempatkan di berbagai OPZ mitra, seperti:
- Baitulmaal Muamalat
- Dompet Dhuafa Kalteng
- LAZ Al Bunyan
- LAZ Harapan Dhuafa
- LAZ Zakat Sukses
- Rumah Amal Salman
- LAZNAS Yakesma
- LAZNAS Al Azhar
- LAZISWAF Al Hilal
- LAZIS Syamsul Ulum
- LAZNAS PPPA Daarul Qur’an
- Yayasan Dana Sosial Al Falah
- LAZ Al-Aqsha De Latinos
- LAZGIS
- LAZNAS LMI
Forum Zakat sebagai penyelenggara turut mendampingi seluruh proses, dari rekrutmen, pemetaan kompetensi, hingga evaluasi akhir.
Wisuda Kampus Zakat batch 8 bukan sekadar seremoni. Ini adalah penegasan bahwa keberhasilan program zakat tidak bisa dilepaskan dari kualitas SDM. Forum Zakat percaya bahwa investasi pada amil muda adalah investasi jangka panjang bagi transformasi tata kelola zakat nasional.
Melalui Kampus Zakat, diharapkan akan lahir amil-amil muda yang tak hanya memahami nilai-nilai syariah, tetapi juga mampu menjawab tantangan sosial dan ekonomi umat melalui pendekatan profesional, strategis, dan berdampak.









