Forum Zakat – Rumah Zakat bersama Kantor Urusan Agama (KUA) Kalibawang menyelenggarakan kegiatan parenting bertajuk Parenting Orang Tua Juara sekaligus pendampingan bagi anak-anak yatim dan dhuafa. Acara ini berlangsung di Masjid Al Iman Kisik, Banjarasri, Kalibawang, dan menghadirkan puluhan anak binaan Program Anak Juara Rumah Zakat beserta para orang tua mereka.
Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan Rumah Zakat, Hikmah Fikriya Hanif, S.Psi., Irfan Efendi, dan Siti Rahayu, S.IP., serta Penyuluh Agama Islam Fungsional KUA Kalibawang, Akhiru Nurul Umah, S.Sos.I., M.S.I., yang juga menjadi narasumber utama pada sesi parenting.
Dalam sambutannya, Hikmah Fikriya Hanif menegaskan komitmen Rumah Zakat untuk terus mendampingi anak-anak yatim dan dhuafa melalui Program Anak Juara. “Program ini bukan hanya memberi bantuan, tetapi juga pendampingan spiritual dan akademik agar anak-anak mampu mengembangkan semangat belajar, meraih cita-cita, serta tumbuh menjadi generasi unggul yang berakhlak mulia,” ujarnya.
Sesi parenting yang dibawakan oleh Akhiru Nurul Umah menyoroti pentingnya membentuk karakter dan mental juara pada anak. “Anak dengan mental juara berani menghadapi tantangan, percaya diri, mandiri, dan tidak mudah menyerah. Pengasuhan perlu melibatkan Allah dalam setiap prosesnya,” jelasnya. Ia juga menekankan peran orang tua dalam menanamkan ketangguhan, mendorong kemandirian, dan menghargai setiap proses belajar anak.
Kegiatan ini diawali dengan sesi motivasi dari para mentor Rumah Zakat sebelum dilanjutkan pembagian kelas klasikal berdasarkan jenjang pendidikan anak SD, SMP, dan SMA. Setiap jenjang diberikan target pembelajaran seperti hafalan surat pendek, doa harian, dan bacaan shalat untuk memperkuat karakter religius mereka.
Melalui sinergi bersama KUA Kalibawang, Rumah Zakat berupaya menghadirkan pendampingan holistik yang mencakup aspek spiritual, akademik, serta penguatan peran keluarga dalam pengasuhan. Upaya ini menjadi bagian dari misi Rumah Zakat dalam menyiapkan generasi yatim dan dhuafa agar tumbuh tangguh dan mandiri, sekaligus menjadi pilar masa depan bangsa.









