Dari Geudumbak, Harapan Itu Dibangun: 100 Huntara Rumah Zakat Jadi Gerbang Pemulihan dan Kemandirian Warga Aceh Utara

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Huntara Rumah Zakat

Huntara Rumah Zakat

Forum Zakat – Pagi di Desa Geudumbak, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, Sabtu (3/1/2026), menjadi penanda dimulainya sebuah ikhtiar besar. Di tengah semangat kebersamaan, Rumah Zakat bersama Bulak Sumur Peduli, Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Tangguh Research Group on Resilient Architecture secara resmi membuka Program Pembangunan 100 Hunian Sementara (Huntara), sebuah langkah awal menuju pemulihan dan penguatan daya hidup masyarakat terdampak.

Opening ceremony ini bukan sekadar seremoni, melainkan simbol kolaborasi lintas sektor dalam menghadirkan hunian yang layak, aman, dan sehat bagi warga yang membutuhkan tempat tinggal sementara. Program 100 Huntara diharapkan menjadi fondasi penting bagi pemulihan sosial sekaligus peningkatan kualitas hidup masyarakat Desa Geudumbak.

Kegiatan pembukaan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, mulai dari perwakilan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Kementerian Agama Aceh Utara, tokoh masyarakat, hingga warga setempat. Rektor UGM turut menyapa secara daring, menegaskan dukungan dunia akademik dalam kerja-kerja kemanusiaan yang berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Al Razi Izzatul Yazid, Kepala Divisi Kemanusiaan Rumah Zakat, menyampaikan bahwa pembangunan huntara ini merupakan wujud komitmen bersama untuk menghadirkan solusi nyata yang tepat sasaran. Menurutnya, kolaborasi yang kuat menjadi kunci agar bantuan tidak berhenti pada respon darurat, tetapi berlanjut pada pemulihan yang bermakna.

Hal senada disampaikan Ashar, tim ahli sekaligus civitas akademik UGM. Ia menekankan pentingnya sinergi antara lembaga sosial, akademisi, dan masyarakat dalam mempercepat proses pemulihan. Dukungan keilmuan, pendampingan teknis, serta keterlibatan seluruh pemangku kepentingan menjadi pondasi utama dalam pelaksanaan pembangunan huntara.

Dari pihak pemerintah daerah, Zulkifli S.Ag, M.Pd, Kepala Dinas Olahraga dan Pariwisata yang mewakili Bupati Aceh Utara, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi Rumah Zakat dan UGM. Ia menilai program ini sebagai inisiatif inspiratif yang dapat mempercepat pemulihan masyarakat Desa Geudumbak pascabencana.

Pembangunan 100 Huntara direncanakan dilaksanakan secara bertahap dengan melibatkan masyarakat setempat. Pendekatan ini diharapkan tidak hanya menghasilkan hunian fisik, tetapi juga menumbuhkan semangat gotong royong serta memperkuat kemandirian warga.

Harapan itu terasa nyata dari suara warga. Martunis, salah satu warga Desa Geudumbak, menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan hunian sementara yang sangat dibutuhkan. Ia berharap kehadiran huntara dapat mempercepat proses pemulihan dan mengembalikan rasa aman bagi keluarganya.

Di sela kegiatan, Riadhi, Kepala Cabang Rumah Zakat Aceh, menegaskan kesiapan Rumah Zakat untuk terus berkolaborasi dengan berbagai pihak baik individu, komunitas, maupun korporasi dalam upaya Pulihkan Aceh. Harapannya, sebelum memasuki bulan Ramadhan, warga terdampak banjir sudah dapat menempati huntara yang tengah dibangun.

Dari Geudumbak, pembangunan huntara ini menjadi pengingat bahwa pemulihan bukan hanya soal membangun rumah, tetapi juga menyusun kembali harapan, martabat, dan masa depan masyarakat.