Wadah Berhimpunnya Lembaga Amil Zakat Dan Badan Amil Zakat

    Di Tahun 2020, Bakrie Amanah Berikan Manfaat Ke 154.891 Jiwa

    Di Tahun 2020, Bakrie Amanah Berikan Manfaat Ke 154.891 Jiwa

    Bagikan Ini :

    Forumzakat – Pandemi Covid-19 telah berdampak negatif kepada berbagai sektor kehidupan bukan saja di Indonesia tetapi di seluruh dunia. Dari sektor usaha, misalnya, banyak perusahaan yang gulung tikar karena kebijakan pembatasan sosial yang terpaksa harus di ambil pemerintah untuk melawan serangan Covid-19.

    Menurunnya penjualan atau pendapatan perusahaan tentunya berdampak kepada kebijakan perusahan termasuk dalam kebijakan alokasi dana untuk tanggung jawab sosial khususnya yang berhubungan dengan keterlibatan dan pengembangan sosial baik yang bersifat charity ataupun pengembangan masyarakat yang berkelanjutan.

    Bagi sejumlah lembaga amil berskala nasional, kondisi ini, tentunya sangat berdampak dalam mempengaruhi jumlah penghimpunan donasi yang bersumber dari donasi perusahaan. Namun demikian, pandemik Covid-19, bagi salah satu anggota Forum Zakat yakni Bakrie Amanah justru membawa “keberkahan” tersendiri. Di masa pandemi inilah, Lembaga Amil Zakat Bakrie Amanah mendapatkan pelajaran, bagaimana melakukan inovasi dan kreativitas dalam upaya untuk menghadirkan kebaikan kepada masyarakat. Inovasi dan kreativitas yang dihasilkan bukan saja dari aspek penghimpunan dengan penerapan digital system, namun juga dari aspek pengelolaan dan pendistribusian dana kelolaan.

    Atas dukungan dan kepercayaan semua pihak, Alhamdulillah di tahun 2020, Bakrie Amanah dapat menghadirkan sejumlah kebaikan dengan menggelar 649 Event berbagai untuk 154.891 penerima layanan manfaatyang tersebar di 68 Kota/Kabupaten di 20 Provinsi. Pembelajaran dalam pengelolaan event ini adalah bagaimana penggunaan teknologi dapat memangkas beberapa biaya operasional, seperti survey, dan monitoring serta evaluasi.

    Demikian juga dalam hal pengelolaan, Bakrie Amanah kini telah bersiap dengan pengembangan teknologi informasi, yang sebelumnya banyak dilakukan secara manual, seperti system informasi keuangan, SDM, program data base dan reporting system.

    Pada tahun 2020, Bakrie Amanah berhasil menghimpun dana sebesar Rp 34 miliar, melebih yang ditargetkan sebesar Rp 20 miliar. Pencapaian ini, sebagaimana diungkapkan Setiadi Ihsan, General Manager Bakrie Amanah dicapai melalui mekanisme kolaborasi dan digitalisasi penghimpunan dana zakat, infak dan sedekah (ZIS).

    “Alhamdulillah, dalam masa pandemik Covid-19, Bakrie Amanah dapat memfasilitasi kolaborasi di Kelompok Bakrie dalam menghadirkan sejumlah program yang ditujukan untuk membantu pemerintah mengatasi pandemik Covid-19. Secara bersama-sama, perusahaan-perusahaan di kelompok Bakrie termasuk karyawan dan dari unsur keluarga bersatu padu dalam program Bersatu Melawan Corona,” jelas Setiadi Ihsan.

    Di awal pandemik, masih menurut Ihsan, kelompok Bakrie membuktikan komitemennya dalam membantu pengentasan Covid-19 di Indonesia dengan memberikan donasi sebanyak 25 miliar rupiah yang disampaikan kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Selanjutnya berbagai program pembantuan kepada petugas medis, dan penyemprotan desinfektan di berbagai fasilitas umum dan rumah ibadah dilakukan Bakrie Amanah bersama sejumlah perusahaan di kelompok Bakrie.

    “Di masa pandemik juga, Alhamdulillah Bakrie Amanah dapat menghadirkan program untuk membantu mereka yang terdampak langsung pandemik Covid-19 dengan dua program, yaitu dari Bakrie untuk Bakrie, yaitu donasi dari karyawan dan keluarga Bakrie untuk para karyawan Bakrie yang terkena dampak, dan program Ketahanan Pangan untuk masyarakat luas di sejumlah daerah yang terkena dampak pandemik,” tambah Ihsan.

    Kolaborasi yang dijalankan Bakrie Amanah juga diimplementasikan dengan sejumlah lembaga amil zakat dan lembaga filantropi lain dalam menghadirikan program kebaikan bagi masyarakat Indonesia.

    Melalui program Jembatan Untuk Negeri, Bakrie Amanah bersama Daarut Tauhid Peduli dan Vertical Rescue serta dukungan dari sejumlah perusahaan dan karayawan di Kelompok bakrie berhasil membangun 3 Jembatan Perintis di beberapa wilayah Indonesia, yaitu di Kabupaten Ciamis, Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Buru Selatan serta datu jembatan permanen di wilayah Cigudeg, kecamatan Ciasahan, Kabupaten Bogor.

    Bakrie Amanah, di tahun 2020 telah melakukan digitalisasi pembayaran dana ZIS, guna memudahkan para donatur dalam bertransaksiZIS secara online. Di tahun 2020 ini Bakrie Amanah meluncurkan produk barunya yaitu Bakrie Amanah Mobile yang tersedia melalui playstore android dan Web Desktop. Selain itu Bakrie Amanah juga menggandeng POSFIN sebagai platform donasi online. Kolaborasi digital juga dilakukan dalam program #Bisa Sembuh dengan kitabisa.com.

    Mengelola Organisasi Pengelola Zakat, menurut Setiadi Ihsan, pada dasarnya adalah upaya menghadirkan kepercayaan masyarakat. Untuk itu profesionalisme, akuntabiltas dan tarnsparansi menjadi kunci dalam menghadirkan trust masyarakat. Dua aspek lain yang saat ini terus kami kembangkan adalah bagaimana menggiatkan kolaborasi dan terus berinovasi dalam menghadirkan program yang menarik termasuk memanfaatkan keamajuan di bidang teknologi informasi.

    “Di tahun 2021 ini, Bakrie Amanah akan terus berfokus memperhatikan kebutuhan umat serta membangun jaringan kolaborasi yang lebih luas lagi agar bisa mencapai tujuan tiga pilar utama di Kelompok Bakrie yaitu Keindonesiaan, Kemanfaatan dan Kebersamaan. Dengan kolaborasi, insyaa Allah semua hal yang berat menjadi ringan dan hal yang kelihatannya ruwet menjadi mudah,” katanya. (*)

    Bagikan Ini :

    Leave a Reply

    Close Menu