
Forum Zakat – Hujan deras yang mengguyur sejak Sabtu (22/11/2025) membuat sejumlah sungai meluap dan menyebabkan banjir meluas di Kabupaten Padang Pariaman. Hasil pendataan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat menunjukkan sedikitnya 3.076 unit rumah terendam banjir dan 9.228 jiwa warga terdampak di 15 nagari sejak Senin (24/11/2025).
Tak hanya permukiman warga, banjir juga merendam lahan pertanian seluas 183 hektare, serta menenggelamkan kebun, sawah, dan mengganggu akses jalan serta beberapa jembatan.
Dalam upaya tanggap darurat, berbagai pihak bekerja sama untuk memenuhi kebutuhan dasar para korban. Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa Singgalang membuka “Pos Hangat” di lokasi bencana sebagai tempat warga mendapatkan minuman hangat, makanan ringan, dan digunakan sebagai tempat istirahat sementara. Tim DMC juga mendukung operasional dapur umum yang menyediakan makanan siap santap. Bantuan dan layanan ini dianggap sangat membantu warga khususnya mereka yang masih berada di titik pengungsian atau rumahnya masih terendam.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Padang Pariaman turut mendukung pelaksanaan dapur umum serta pendistribusian bantuan, bekerja sama dengan relawan dan masyarakat setempat. Dengan kolaborasi ini, diharapkan pemenuhan kebutuhan dasar bagi warga terdampak dapat berlangsung lebih cepat dan merata.
Situasi tetap mengkhawatirkan karena hujan dengan intensitas tinggi diperkirakan masih berlanjut di wilayah Sumatera Barat, sehingga warga dan petugas diminta terus waspada terhadap potensi kenaikan muka air atau banjir susulan.
Masyarakat dan pihak terkait diharapkan terus memberi dukungan baik secara moral maupun material agar proses pemulihan dan penanganan pasca-bencana dapat segera dilakukan dengan tuntas dan adil bagi seluruh korban.









