FOZ Hadiri Rakornas LP3H 2025: Perkuat Peran Amil dalam Ekosistem Halal Nasional

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Rakornas LP3H

Forum Zakat – Forum Zakat (FOZ) turut hadir dalam agenda strategis Rapat Kerja Nasional Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (Rakornas LP3H) 2025 yang diselenggarakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) pada 28–30 Juli 2025 di Mercure Convention Centre Ancol, Jakarta. FOZ diwakili oleh Teguh Samudra, Senior Manager Bidang Inovasi dan Literasi.

Rakornas ini menjadi forum penting dalam memperkuat peran LP3H di seluruh Indonesia guna mempercepat proses sertifikasi halal, khususnya bagi pelaku usaha mikro dan kecil melalui skema self-declare. Kegiatan ini sekaligus menjadi momen konsolidasi LP3H dan BPJPH dalam menyamakan langkah menuju terciptanya Indonesia sebagai Pusat Halal Dunia 2029.

Sertifikasi Halal Gratis, Komitmen Negara untuk UMK

Partisipasi FOZ dalam agenda ini menjadi semakin relevan setelah DPR RI menyetujui penambahan anggaran sebesar Rp 2,1 triliun untuk BPJPH tahun 2026. Anggaran ini akan difokuskan pada pembiayaan 3,5 juta sertifikat halal gratis bagi pelaku usaha mikro dan kecil (UMK), pembangunan Unit Pelayanan Teknis (UPT) Halal di seluruh Indonesia, serta penguatan ekosistem halal secara menyeluruh.

Kepala BPJPH, Ahmad Haikal Hasan, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari visi besar menuju Indonesia Emas 2045 melalui jalur penguatan ekonomi syariah dan pelayanan halal yang inklusif dan efisien.

FOZ dan Komitmen Mendorong Ekosistem Halal

Forum Zakat sebagai asosiasi lembaga pengelola zakat nasional turut mengambil peran dalam mendukung terwujudnya ekosistem halal, khususnya melalui Pusat Penjamin Halal FOZ. Sebelumnya, FOZ telah menjalin kerja sama dengan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) dalam menyelenggarakan pelatihan Pendamping Produk Halal. Pelatihan ini melahirkan para Konsultan Halal dari kalangan amil zakat, yang kini memiliki kompetensi mendampingi UMKM binaan dalam proses sertifikasi halal.

“Halal adalah bagian dari advokasi kemanusiaan. Sebab, berbicara halal bukan hanya soal label produk, tapi menyangkut ibadah keseharian dan keberlangsungan hidup yang layak,” ungkap Humairoh Anahdi, Ketua Kompartemen Ekosistem Halal FOZ.

Lebih lanjut, KNEKS juga mencatat bahwa sedikitnya ada 13.000 UMKM binaan lembaga zakat yang dapat difasilitasi untuk memperoleh sertifikasi halal. FOZ mendorong pemanfaatan insentif pemerintah ini secara optimal oleh lembaga-lembaga anggota untuk memperkuat peran zakat dalam pengembangan sektor halal.

Kolaborasi Multi-Pihak dan Harapan ke Depan

Rakornas ini juga membahas sejumlah isu krusial mulai dari mekanisme teknis sertifikasi, integrasi sistem informasi, hingga pelibatan LP3H dalam mensosialisasikan program jaminan produk halal. Sidang komisi yang berlangsung hingga malam hari menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis untuk memperkuat kinerja LP3H dan memperluas jangkauan layanan sertifikasi.

Kehadiran Forum Zakat di forum ini mempertegas bahwa gerakan zakat tidak hanya fokus pada distribusi bantuan, tetapi juga hadir sebagai penggerak sistem sosial-ekonomi Islam yang berkelanjutan, termasuk dalam membangun ekosistem halal yang kuat dan inklusif.

Dorong Ekosistem Halal, FOZ Pelatihan Pendamping Produk Halal untuk Amil