Forum Zakat — Forum Zakat (FOZ) Sumatera Selatan kembali menginisiasi peningkatan kapasitas amil melalui forum diskusi bertajuk NgopI Bareng Bams, yang kali ini mengangkat tema “Strategi Fundraising Semester ke-II 2025” pada Rabu (06/08/2025).
Kegiatan yang digelar di Demang Lebar Daun, Palembang ini menghadirkan Bambang Suherman, Vice President Worldwide Partnership & National Development Human Initiative serta Ketua Umum FOZ periode 2018–2021 dan 2021–2024, sebagai narasumber utama.
Diskusi berlangsung hangat dan interaktif, dengan kehadiran perwakilan dari 12 lembaga filantropi di Sumatera Selatan. Peserta menunjukkan antusiasme tinggi, terutama saat membahas tantangan fundraising (FR) yang mereka hadapi di masing-masing lembaga.
Dalam sesi pemaparan, Bambang Suherman menekankan bahwa strategi fundraising yang efektif harus dibangun secara bertahap dan terstruktur. Ia menguraikan bahwa langkah pertama yang perlu dilakukan oleh setiap lembaga adalah memperkenalkan lembaga secara konsisten kepada publik. Menurutnya, pengenalan yang kuat akan membentuk persepsi positif dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga tersebut.
Baca Juga: FOZ Jateng Gelar Upgrading Agile Leadership, Jawab Tantangan Manajemen OPZ di Era Dinamis
Setelah dikenal, tahap berikutnya adalah membangun dan merawat kolam donatur. Ini bukan hanya soal menjaring sebanyak mungkin orang, tetapi juga menjaga hubungan yang telah terbangun agar tetap solid dan berkelanjutan. Kolam donatur yang terjaga akan menjadi fondasi kuat bagi pertumbuhan lembaga.
Selanjutnya, Bambang mendorong lembaga untuk memperluas jangkauan donatur. Hal ini dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti memanfaatkan teknologi digital, menjalin kolaborasi strategis, hingga menciptakan program-program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Dengan pendekatan yang tepat, peluang untuk menarik donatur baru akan semakin terbuka.
Terakhir, ia menekankan pentingnya menegaskan misi lembaga sebagai arah utama gerak fundraising. Menurutnya, misi yang kuat dan jelas akan memandu setiap langkah tim dalam merancang strategi serta menyampaikan pesan kepada publik, sehingga fundraising tidak hanya menjadi aktivitas penghimpunan dana, tetapi juga sarana memperkuat nilai dan tujuan lembaga.
Baca Juga: FOZ Jabar dan 37 LAZ Sinergikan Kolaborasi Penanggulangan Bencana Bersama BPBD Kota Bandung
Pemilihan tema ini didasari oleh kebutuhan strategis menghadapi semester kedua tahun ini. Mengingat dua momentum besar lembaga filantropi telah terjadi pada semester pertama, setiap lembaga kini perlu merancang momentum baru agar target fundraising tetap tercapai secara optimal.
Diskusi ini tidak hanya menjadi ruang berbagi strategi dan praktik baik, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi antar-lembaga amil zakat (LAZ). FOZ Sumsel berharap kegiatan ini dapat memperluas wawasan para amil, khususnya bagi mereka yang baru bergabung di LAZ, agar lebih siap dalam menghadapi dinamika penghimpunan dana di lapangan.









