Wadah Berhimpunnya Lembaga Amil Zakat Dan Badan Amil Zakat

    Jakarta Amanah Dan Elhijab Lakukan Aksi Peduli Indonesia Timur
    Jakarta Amanah Dan Elhijab Lakukan Aksi Peduli Indonesia Timur

    Jakarta Amanah Dan Elhijab Lakukan Aksi Peduli Indonesia Timur

    Bagikan Ini :

    Keinginan untuk menebar manfaat luas bagi masyarakat, membawa Elhijab –induk brand dari, DAUKY fashion hijab, Elzatta hijab, Zatta Men, Aira festive dan Hassana dunia hijab, senantiasa mengiringi kegiatan berkaryanya dengan aktivitas berbagi. Dapat dikatakan, keduanya menjadi prinsip yang dipegang Elhijab sejak kehadirannya di tahun 2012.

    Dalam berkarya, Elhijab tengah memulai perjalanannya, memasuki dunia internasional sejak penghujung Mei 2016 lalu. Sementara dalam berbagi, Elhijab kian lincah mengepakkan sayap tanggung jawab sosialnya pada masyarakat, di dalam negeri maupun di luar negeri. Baik terhadap Muslim, maupun non-Muslim.

    Ada 5 program yang menjadi cakupan wilayah berbagi Elhijab: Pertama, program yang bertujuan mempromosikan Islam pada dunia. Kedua, program kemanusiaan (tanpa memandang agama maupun ras). Ketiga, program pemberdayaan umat. Keempat, quick response, program tanggap bencana. Kelima, involvement, program yang membangun silaturahmi dan kerjasama.

    Penghujung Agustus 2016 lalu, tepatnya 27 Agustus – 1 September 2016, Elhijab menyelenggarakan Aksi Peduli Indonesia Timur bersama Jakarta Amanah di wilayah terpencil Dusun Timuabang, Desa Maru, Kecamatan Pulau Pura, Kabupaten Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

    Dusun Timuabang adalah satu-satunya wilayah Muslim di Pulau Pura. Dengan jumlah penduduk 102 KK atau 450 jiwa, dusun ini setara kurang dari 10% jumlah penduduk di Pulau Pura, yang mayoritas non muslim. Kondisi tandus dan gersang membuat makanan pokok sulit didapat. Masyarakat harus menombak ikan untuk kebutuhan konsumsi harian. Wilayah ini juga belum tersambung aliran listrik serta kesulitan memperoleh pasokan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

    Aksi peduli di dusun ini, dilatari oleh keinginan Elhijab untuk bisa memenuhi kerinduan masyarakat akan kehadiran Musala dalam jarak yang dekat dengan pemukiman. Selama ini mereka kesulitan mengakses Mesjid karena jaraknya yang cukup jauh dari jangkauan pemukiman.

    Maka pada 31 Agustus 2016 lalu, Elhijab berbagi donasi bagi pembangunan Musala Al-Izzati yang berlokasi di MIS Darussalam Timuabang. Pembangunan Musala ini diperkirakan akan memakan waktu selama 3 bulan. Dalam kesempatan yang sama, Elhijab juga melakukan bakti sosial berupa pembagian hijab, kain sarung, serta paket 100 Al-Qur’an untuk siswa-siswi dan masyarakat.

    Masih dalam rangkaian Aksi Peduli Indonesia Timur, esoknya, 1 September 2016, Elhijab memberikan bantuan insentif kepada 8 tenaga pendidik MIS Darussalam Timuabang. Kondisi yang serba kekurangan menyebabkan guru-guru tidak memperoleh hak sebagaimana mestinya. Iuran bulanan sebesar 5 ribu rupiah yang dibebankan pada siswa, tidak mampu dipenuhi secara rutin oleh para orangtua siswa. Ini menyebabkan sekolah hanya bisa mengandalkan dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) untuk menunjang kebutuhan operasionalnya.

    Dari 8 guru yang mengajar, hanya 4 guru yang memenuhi kriteria BOS. Dana 4 guru ini selanjutnya dimanfaatkan sebagai honor bagi 8 guru. Di mana per orang guru memperoleh honor sebesar 200 ribu rupiah. Berangkat dari keprihatinan akan minimnya kesejahteraan guru ini, Elhijab menambahkan honor masing-masing guru sebesar 500 ribu rupiah setiap bulan melalui program “Bagimu Guru Ngaji”.

    Program “Bagimu Guru Ngaji” juga meliputi upaya peningkatan kapasitas mengajar melalui kegiatan KKG (Kelompok Kerja Guru). Harapannya, setiap guru yang memperoleh bantuan, tidak hanya dapat tercukupi kebutuhannya tetapi juga meningkat kapasitasnya dalam mengajar.

    Di hari yang sama, Elhijab juga melakukan program Duta Dauky Mengajar. Di mana salah satu awardee dari Duta Dauky, Tika Lathifani Mulya melakukan proyek sosial berbagi inspirasi kepada murid-murid MIS Darussalam. Menutup rangkaian Aksi Peduli Indonesia Timur, Elhijab melakukan eksplorasi budaya di beberapa pulau di Kepulauan Alor. Terutama pada kerajinan kain tenun yang menjadi kekayaan daerah Alor.

    Fajar Fitrah, Head of CSR Elhijab menyampaikan rasa syukur akan terwujudnya Aksi Peduli Indonesia Timur. Dia berharap, aksi ini bisa menjadi manfaat bagi masyarakat Desa Maru Timuabang. Dalam kesempatan yang sama, Fajar juga mengucapkan terimakasih kepada segenap pihak yang telah membantu penyelenggaraannya. Juga kepada pelanggan setia Elhijab, yang dengan kesetiaannya pada Elhijab, mewujudkan aksi ini. {}

    Bagikan Ini :

    Leave a Reply

    Close Menu