Forum Zakat – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, Rumah Zakat yang juga merupakan Lembaga Zakat Nasional anggota Forum Zakat menggelar kegiatan DonaTour di Desa Berdaya Cisande, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Kegiatan ini melibatkan para donatur, mitra strategis, relawan, serta warga sekitar dalam suasana penuh semangat gotong royong. Mereka disambut hangat di Saung Besar tepi aliran river tubing, diiringi sambutan dari perwakilan desa, Chief Program Officer Rumah Zakat, dan Deputi BPKH sebagai perwakilan donatur. Penampilan marching band dari komunitas Oma Opa dan sesi foto bersama turut memeriahkan pembukaan acara.
Berbagai aktivitas kreatif pun digelar, mulai dari melukis caping, membuat mochi, mengolah cincau, hingga mengikuti aneka lomba khas 17-an seperti balap karung, makan kerupuk, hingga permainan tradisional lainnya. Acara ditutup dengan makan siang botram, mempererat silaturahmi antara donatur, relawan, dan masyarakat.
Baca Juga: Rumah Zakat Raih Lima Penghargaan Zakat-Wakaf Award 2025 dari Kementerian Agama RI
Desa Cisande sendiri merupakan salah satu desa dampingan Rumah Zakat yang telah tumbuh menjadi desa wisata unggulan. Melalui program Desa Berdaya dan pembentukan BUMMas Anugerah Tani Cisande, desa ini mengalami kemajuan signifikan dan telah menarik lebih dari 16.000 pengunjung sepanjang 2024.
CEO Rumah Zakat, Irvan Nugraha, menyampaikan bahwa semangat kemerdekaan harus dimaknai sebagai dorongan untuk mewujudkan masyarakat yang mandiri dan sejahtera.
“Kemerdekaan sejati adalah ketika masyarakat mampu berdiri di atas kaki sendiri. Melalui DonaTour, kami ingin menunjukkan kepada para donatur dan mitra bahwa sinergi kebaikan yang dibangun bersama telah nyata membawa perubahan,” ujarnya.
Memasuki usia ke-27, Rumah Zakat terus memperkuat posisinya sebagai pionir filantropi digital dan agen pembangunan berkelanjutan, yang turut mendorong pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Melalui kegiatan DonaTour ini, Rumah Zakat mengajak semua pihak untuk tidak hanya merayakan kemerdekaan, tetapi juga menghadirkannya dalam bentuk aksi nyata: membangun masyarakat yang tangguh, mandiri, dan berdaya.









