FOZ Bengkulu Gelar Dapur Umum dan Makan Bersama untuk Korban Gempa

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
FOZ Bengkulu pulihkan gempa

Forum Zakat — Forum Zakat Wilayah Bengkulu kembali menunjukkan respon cepat dan kepedulian tinggi terhadap masyarakat terdampak bencana. Menyusul gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,3 yang mengguncang Provinsi Bengkulu pada awal Mei lalu, sejumlah lembaga zakat yang tergabung dalam FOZ Bengkulu bersinergi dalam aksi kemanusiaan bertajuk “Masak dan Makan Bareng Bersama Korban Gempa” pada Senin (09/06/2025).

Kegiatan ini dilaksanakan di Perumahan Rafflesia Asri, Kota Bengkulu, salah satu titik terdampak gempa, dan menyasar 133 kepala keluarga yang membutuhkan dukungan logistik dan pemulihan psikososial.

Aksi kolaboratif ini melibatkan tiga lembaga zakat anggota FOZ Bengkulu, yakni BMH (Baitul Maal Hidayatullah), YAKESMA (Yayasan Kesejahteraan Madani), dan Rabbaniyyin Care. Ketiganya bahu-membahu membuka dapur umum, memasak bersama relawan dan warga, serta menyajikan makanan hangat sebagai bentuk kepedulian langsung terhadap penyintas bencana.

Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada distribusi logistik makanan, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan dan pemulihan emosional bagi warga yang terdampak. Kehangatan suasana makan bersama di tengah keterbatasan menjadi simbol gotong royong dan solidaritas yang kuat antara lembaga kemanusiaan dan masyarakat.

Diketahui, gempa yang terjadi pada Jumat dini hari, 25 Mei 2025, mengakibatkan ratusan rumah rusak di Kota Bengkulu dan Bengkulu Tengah. Perumahan Rafflesia Asri termasuk wilayah yang terdampak cukup signifikan, sehingga menjadi prioritas dalam penyaluran bantuan.

Forum Zakat Bengkulu terus mendorong keterlibatan aktif para anggotanya untuk merespons bencana secara cepat, terkoordinasi, dan tepat sasaran. Aksi seperti ini merupakan bagian dari gerakan zakat yang tidak hanya bersifat kuratif, tetapi juga hadir untuk membangun ketangguhan masyarakat dalam menghadapi kondisi darurat.

Melalui sinergi antar-lembaga, FOZ Bengkulu berharap gerakan filantropi Islam semakin adaptif dan berdampak nyata dalam situasi kebencanaan.