Forum Zakat – Momentum Hari Raya Iduladha 1446 H menjadi ruang empati dan solidaritas yang mendalam bagi masyarakat Bengkulu, terutama bagi warga yang terdampak bencana gempa bumi pada akhir Mei lalu. Forum Zakat Wilayah Bengkulu bersama para anggota lembaga zakat menyalurkan sedekah kurban sebagai bentuk kepedulian terhadap para penyintas gempa pada Jum’at (06/06/2025).
Sebanyak 30 kantong daging kurban dibagikan langsung kepada warga terdampak yang tinggal di Perumahan Rafflesia Asri, Kota Bengkulu, salah satu wilayah yang terdampak cukup signifikan akibat gempa bermagnitudo 6,0 yang mengguncang Provinsi Bengkulu pada Jumat dini hari, 23 Mei 2025. Gempa tersebut menyebabkan lebih dari 250 rumah rusak di Kota Bengkulu dan Kabupaten Bengkulu Tengah, serta memaksa sebagian warga mengungsi karena kerusakan tempat tinggal.
Giat sedekah kurban ini diinisiasi oleh Forum Zakat (FOZ) Wilayah Bengkulu dengan melibatkan berbagai anggota OPZ yang aktif di wilayah tersebut, antara lain: Baitul Maal Hidayatullah (BMH), Inisiatif Zakat Indonesia (IZI), Rumah Zakat (RZ), LAZISMU, Dewan Da’wah, Rabbaniyyin Care, dan YAKESMA.
Penyaluran daging kurban dilakukan secara langsung oleh tim relawan dan perwakilan lembaga zakat kepada warga terdampak yang membutuhkan. Selain memberikan manfaat gizi, aksi ini juga menjadi bentuk dukungan moral dan spiritual bagi warga yang sedang dalam proses pemulihan pasca-bencana.
Sejak terjadinya gempa, sinergi lembaga zakat di bawah naungan FOZ Bengkulu terus bergerak aktif memberikan bantuan tanggap darurat seperti makanan siap saji, air mineral, terpal, hingga dukungan psikososial. Giat sedekah kurban ini menjadi lanjutan dari komitmen tersebut, dengan harapan mampu memulihkan semangat masyarakat secara holistik.
FOZ Bengkulu mengajak masyarakat luas untuk terus memperkuat kolaborasi kebaikan, khususnya dalam menjawab situasi darurat dan kondisi rentan. Momentum Iduladha menjadi pengingat bahwa ibadah kurban bukan hanya ritual, tetapi juga sarana distribusi keadilan dan keberpihakan pada yang lemah.









