
Forum Zakat — Sebanyak 47 peserta mengikuti rangkaian kegiatan Cooking Training Paradaya Movement yang digelar di Bandung, Sabtu (22/11). Program ini merupakan bagian dari inisiatif pemberdayaan ekonomi masyarakat yang diusung Paradaya Movement, hasil kolaborasi antara PT Paragon, Forum Zakat (FOZ), dan DT Peduli, serta diselenggarakan oleh KOPMU-DT dan CV BMA Daarut Tauhiid.
Para peserta yang terlibat merupakan calon tenaga kerja yang akan ditempatkan di dapur MBG Sariwangi Bandung dan Daarut Tijaroh Gegerkalong Girang. Selama pelatihan, mereka dibekali materi mengenai manajemen pengelolaan makanan sehat, standar protokol kerja dapur, serta edukasi tata nilai karakter kuat berbasis nilai-nilai Daarut Tauhiid. Selain itu, para peserta juga menjalani pembiasaan ibadah harian yang akan dimonitor selama enam bulan sebagai bagian dari pembentukan mental dan spiritual.
Penanggung jawab kegiatan menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis tata boga, tetapi juga menyiapkan peserta agar siap secara mental dan spiritual saat memasuki dunia kerja.
“Output dari pelatihan ini diharapkan peserta memiliki kompetensi memadai, berkarakter baik, serta mampu terserap di industri kuliner dengan kesiapan penuh,” ungkapnya.
Program yang menyasar masyarakat produktif di Kota Bandung ini diharapkan turut meningkatkan peluang kerja dan kesejahteraan ekonomi peserta, sejalan dengan komitmen berbagai pihak dalam mendukung pemberdayaan SDM di sektor kuliner nasional.
Sebagai informasi, Paradaya Movement merupakan sebuah inisiatif kolaboratif yang dirancang untuk menciptakan perubahan nyata. Diinisiasi oleh ParagonCorp, bersama Forum Zakat (FOZ), Sekolah Amil Indonesia, dan berbagai Organisasi Pengelola Zakat (OPZ) di seluruh Indonesia, Paradaya Movement hadir dengan visi besar mempercepat kemandirian masyarakat melalui pelatihan vokasi, pendampingan, dan penempatan kerja.
Melalui program ini, para mustahik atau penerima manfaat zakat diberi kesempatan untuk bertransformasi menjadi individu berdaya, bahkan menjadi muzakki di masa depan. Sebuah perjalanan menuju kemandirian, di mana bantuan bukan lagi tujuan akhir, melainkan awal dari perubahan yang berkelanjutan.
Paradaya Movement memiliki fokus utama untuk menekan angka pengangguran dengan meningkatkan keterampilan vokasi masyarakat muda. Peserta program akan mengikuti pelatihan berbasis keahlian yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja, disertai pendampingan intensif dari lembaga zakat mitra, salah satunya seperti pelatihan masak dari DT Peduli.
Lebih dari sekadar pelatihan teknis, Paradaya juga membangun karakter, kepercayaan diri, serta semangat kemandirian. Peserta didorong untuk tidak hanya mencari pekerjaan, tetapi juga menciptakan peluang, membangun usaha, dan berkontribusi bagi lingkungannya.









