Forum Zakat – Forum Zakat (FOZ) Wilayah Banten kembali menyelenggarakan agenda Reboan Spesial pada Selasa, 19 Agustus 2025, di Hotel Santika BSD, Tangerang Selatan. Kegiatan ini menjadi ruang strategis bagi para pimpinan Organisasi Pengelola Zakat (OPZ) di Banten untuk memperkuat koordinasi sekaligus membangun kolaborasi dengan dunia akademik.
Dalam kesempatan ini, FOZ Banten menggandeng Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor yang menghadirkan hasil penelitian fundamental dan disertasi doktor tentang “Konstruksi Indeks Konvergensi Lembaga Pengelola Zakat untuk Menjamin Keseimbangan Kesehatan dan Pertumbuhan Penghimpunan Dana Zakat”. Penelitian tersebut menyoroti pentingnya keseimbangan antara pertumbuhan penghimpunan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) dengan kepatuhan regulasi serta kesehatan tata kelola lembaga zakat.
Sejumlah narasumber hadir memperkaya diskusi, di antaranya Abdul Haris, S.E., M.M., Achmad Zaki, S.Ak., M.M., Qurroh Ayuniyyah, S.E., M.Ec., Ph.D., Dr. Ahmad Juwaini, S.E., M.M., dan Dr. Hambari, M.A. Sementara pengantar disampaikan oleh Prof. Dr. K.H. Didin Hafiduddin, M.A.
Baca Juga: FOZ Banten Kolaborasi Tanggap Banjir Pandeglang: Aksi Cepat Bantu Korban Banjir
Paparan penelitian menunjukkan bahwa transparansi laporan keuangan dan akuntabilitas OPZ masih perlu ditingkatkan. Dari observasi awal, baru 28% LAZ yang menampilkan laporan keuangan secara terbuka di website mereka. Padahal, transparansi terbukti berkorelasi dengan meningkatnya kepercayaan muzakki dan pertumbuhan penghimpunan zakat.
Selain itu, penelitian juga memperkenalkan Indeks Kesehatan OPZ (IKOPZ) dan Indeks Pertumbuhan Penghimpunan Dana Zakat (IPPDZ) sebagai instrumen untuk mengukur efektivitas lembaga. Kedua indeks tersebut kemudian disinergikan menjadi Indeks Konvergensi (IKLPZ) yang dapat membantu OPZ menjaga keseimbangan antara pertumbuhan dana dan kepatuhan syariah. Rekomendasi yang muncul mencakup digitalisasi sistem manajemen zakat, penguatan SDM amil, serta inovasi kanal penghimpunan yang tetap sesuai regulasi.
Baca Juga: FOZ Banten dan Kanwil Kemenag Banten Sinergi Tebar Kebahagiaan di Momentum Peaceful Muharram
Ketua FOZ Banten, Bobby Satria, menegaskan pentingnya forum ini sebagai jembatan antara teori akademik dan praktik lapangan. “Kolaborasi akademisi dan praktisi dapat melahirkan gagasan strategis serta solusi nyata bagi penguatan ekosistem zakat. Dengan sinergi ilmu dan pengalaman, zakat akan semakin berperan dalam menyejahterakan umat dan mengurangi kesenjangan sosial,” ujarnya.
Diskusi yang berlangsung hangat ini tidak hanya mempertegas peran zakat dalam pembangunan sosial, tetapi juga menandai langkah nyata FOZ Banten untuk menghadirkan tata kelola zakat yang sehat, transparan, dan berdaya guna. Harapannya, hasil penelitian ini dapat diimplementasikan secara luas sebagai model strategis penguatan lembaga zakat di Indonesia.









