Zakat Hadirkan Kebermanfaatan di Bengkulu, LAZ Mitra BMH Jalin Sinergi dengan Pemkab Rejang Lebong

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
LAZ Mitra BMH Bengkulu hadirkan kebermanfaatan zakat

Forum Zakat – Wakil Bupati Rejang Lebong, Dr. H. Hendri Praja SSTP, M.Si, menerima kunjungan jajaran pengurus Lembaga Amil Zakat (LAZ) Mitra Zakat Baitul Maal Hidayatullah (BMH) pada Rabu (16/7/2025) di Kantor Pemkab Rejang Lebong. Pertemuan ini menjadi langkah awal untuk menjajaki kolaborasi strategis antara Pemkab dan lembaga zakat guna memperkuat pelayanan sosial bagi masyarakat.

Rombongan LAZ Mitra Zakat BMH yang hadir dipimpin oleh Ketua Herwan, didampingi Sekretaris Syahidin Toha, serta dua pengurus lainnya, Fauzan dan Yance. Dalam pertemuan tersebut, Herwan memaparkan peran dan kontribusi BMH di wilayah Rejang Lebong. Saat ini, LAZ Mitra Zakat BMH mengelola sejumlah amal usaha, termasuk panti asuhan yang menampung 34 anak, serta satuan pendidikan setingkat SD, SMP, dan SMA dengan total 180 siswa, yang didukung oleh 60 tenaga pendidik dan staf.

“Setiap bulan kami menghimpun dana zakat, infak, dan sedekah sebesar Rp50 juta hingga Rp60 juta. Dana ini sepenuhnya digunakan untuk mendukung operasional amal usaha, termasuk membiayai pendidikan gratis bagi 90 anak dari keluarga kurang mampu,” jelas Herwan. Ia juga menambahkan bahwa kebutuhan logistik yang dikelola, seperti konsumsi beras hingga dua ton per bulan, menuntut keberlanjutan dukungan agar program sosial dapat terus berjalan optimal.

Menanggapi pemaparan tersebut, Wabup Hendri menyatakan apresiasinya atas peran LAZ Mitra Zakat BMH dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Program-program BMH sangat bermanfaat, terutama untuk masyarakat kecil. Saya mendukung langkah ini dan meminta agar segera disusun konsep program kolaborasi yang bisa dipelajari dan disinergikan bersama pemerintah daerah,” ujarnya.

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaboratif. Baik Pemkab Rejang Lebong maupun LAZ Mitra Zakat BMH sepakat untuk membangun kerja sama yang lebih konkret, dengan fokus pada penguatan pelayanan sosial, pendidikan, serta pemberdayaan masyarakat berbasis zakat.

Kehadiran LAZ Mitra Zakat BMH sebagai bagian dari gerakan zakat di Indonesia menjadi bukti bahwa dana zakat bukan hanya instrumen ibadah, tetapi juga sarana strategis untuk memberdayakan masyarakat. Di Bengkulu, terutama di wilayah Rejang Lebong, zakat berperan penting dalam membuka akses pendidikan, memenuhi kebutuhan dasar, dan menciptakan kemandirian ekonomi bagi masyarakat prasejahtera.

Melalui sinergi dengan pemerintah daerah, potensi zakat diharapkan dapat dikelola lebih optimal, sehingga manfaatnya semakin luas dirasakan oleh umat.