
Forum Zakat – Forum Zakat (FOZ) kembali menggelar rangkaian Online Showcase Zakat Awards 2025 pada Selasa–Jumat, 18–21 November 2025. Selama empat hari, para juri expert menilai dan menggali 85 portofolio yang telah lolos kurasi dari total 148 portofolio yang diajukan oleh 71 Organisasi Pengelola Zakat (OPZ).
Ajang tahunan ini menjadi ruang pembelajaran bersama bagi para amil, praktisi, dan pemerhati zakat untuk melihat langsung praktik baik yang telah dijalankan berbagai lembaga, sekaligus menerima masukan strategis dari para ahli pengelolaan zakat.
Ketua Umum FOZ dalam sambutannya mengapresiasi terselenggaranya Zakat Awards 2025 sebagai upaya memperkuat sinergi dan kolaborasi antar-lembaga zakat. Ia menekankan pentingnya ajang ini sebagai wadah belajar, berbagi inspirasi, dan meningkatkan efektivitas pengelolaan zakat. “Zakat Awards adalah upaya meraih inspirasi dari praktik baik. Ini penting sebagai apresiasi atas karya dan prestasi lembaga zakat anggota FOZ. Mudah-mudahan apa yang kita simak dapat meningkatkan kualitas dan efektivitas pengelolaan zakat,” ujarnya.
Pada hari pertama showcase, 19 portofolio Program Initiative dipresentasikan di hadapan juri. Salah satu yang menarik perhatian adalah Program Fish Bank dari Sinergi Foundation, sebuah upaya kolaboratif menjawab tantangan ekologi kelautan dan kemiskinan nelayan. Data Dirjen Rehabilitasi Lahan dan Perhutanan Sosial 2019 mencatat 80 persen kerusakan mangrove di Jawa Timur, sementara data Dirjen Pengelolaan Ruang Laut 2028 menunjukkan 33,82 persen kerusakan terumbu karang nasional.
Di sisi sosial, 5 dari 6 nelayan berada di bawah garis kemiskinan (BPS 2019). Berangkat dari kondisi tersebut, Fish Bank hadir dengan model pemberdayaan dari hulu hingga hilir: pembinaan perikanan berkelanjutan bagi nelayan, pendampingan pengolahan hasil laut, serta inovasi Fish Bank Bamboo, modifikasi ramah lingkungan dari rumpon dasar yang dapat dibuat dari bahan sederhana.
Sejak dimulai pada 2019 hingga 2025, program ini telah menenggelamkan 320 modul Fish Bank di tiga pantai, memberdayakan 400 penerima manfaat, dan menurunkan indeks kemiskinan nelayan hingga 75 persen. Prof. Dr. M. Nafik, juri tamu Zakat Awards 2025, mengapresiasi pendekatan berbasis data program ini dan mempertanyakan dampaknya terhadap pendapatan masyarakat. Pemaparan tim Sinergi Foundation menunjukkan peningkatan signifikan: dari kisaran Rp1,8–2,5 juta sebelum program, menjadi Rp4–5 juta per bulan setelah intervensi.
Selain sektor maritim, showcase juga menampilkan praktik baik di bidang pendidikan melalui BISA Project dari LAZNAS Salam Setara. Program ini mendampingi siswa kelas 12 hingga semester awal perkuliahan melalui beasiswa, pelatihan kepemimpinan, dan pengembangan diri selama 12 bulan. Saat ditanya juri tetap Zakat Awards, dr. A. Samhari Baswedan, mengenai hubungan program ini dengan gerakan Indonesia Mengajar, presenter Annisa Rindra menjelaskan bahwa meskipun belum bekerja sama langsung, beberapa mentor merupakan alumni gerakan tersebut. dr. Samhari menilai BISA Project sebagai pengembangan positif dari model yang sudah ada.
Di bidang dakwah dan pemberdayaan masyarakat, Baitul Maal Hidayatullah (BMH) memaparkan Program Kampung Inspirasi Baduy, sebuah inisiatif untuk masyarakat eks-Suku Baduy di Lebak, Banten. Sebuah wilayah dengan tingkat kemiskinan tertinggi kedua di provinsi tersebut. Program ini menjawab kerentanan ekonomi, sosial, dan spiritual warga yang kehilangan rumah dan mata pencaharian melalui pembangunan pemukiman, penguatan ekonomi, dan pendampingan keagamaan.
Rangkaian presentasi ini memperlihatkan bahwa Zakat Awards bukan sekadar ajang penghargaan, tetapi sebuah proses pembelajaran kolektif dan eksposur praktik baik dari lembaga zakat seluruh Indonesia. Tiga kategori penilaian—Program Initiative, Governance & Operation Initiative, dan Fundraising Initiative—menjadi ruang bagi lembaga untuk menunjukkan inovasi, memperbaiki tata kelola, serta berkreasi dalam menghimpun dan mengelola dana zakat. Dengan semangat kolaborasi, showcase ini diharapkan dapat memperluas dampak dan mendorong lahirnya program-program zakat yang semakin efektif dan berkelanjutan.









