Kesadaran Berzakat Di Bali Semakin Meningkat

Kesadaran ummat Islam di Bali dalam membayar zakat melalui lembaga amil zakat menurut Direkur Dompet Sosial Madani (DSM) Denpasar, Andy Krisna semakin meningkat. “Memang masih banyak yang berzakat langsung ke muzakki, tapi dari dana zakat yang kami himpun melalui lembaga zakat, setiap tahunnya terus meningkat,” ungkap Andy di Denpasar, Bali, Rabu (31/8).

Sekolah Amil Disambut Baik Banyak Pihak

Peluncuran program Sekolah Amil Nasional yang digagas Forum Zakat (FOZ), disambut baik oleh banyak pihak. Kasubdit Pemberdayaan Lembaga Zakat Kementerian Agama RI, Dr. H. Juraidi Malkan, MA yang juga meresmikan Sekolah Amil Indonesia, mengatakan bahwa amil merupakan satu-satunya pekerjaan yang mendapat SK dari Allah SWT. Amil itu menurutnya juga harus berkelompok, harus berorganisasi, harus berlembaga. Sebab jika amil itu sendiri, jka terjadi kecurangan tidak akan terdeteksi. Lembaga zakat menjadi perantara antara mustahik dan muzaki.

Babak Baru Kebangkitan Zakat

Salah satu tagline yang gencar disosialisasikan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) saat ini adalah kebangkitan zakat. Tema ini memberikan sinyalemen bahwa BAZNAS memiliki tekad yang kuat untuk membangkitkan dan mengarusutamakan zakat dalam konteks pembangunan nasional. Dengan potensi besar yang dimilikinya, zakat diyakini akan memiliki peran yang lebih penting dalam pembangunan bangsa ke depan. Paling tidak, ada tiga hal yang menjadi dasar munculnya keyakin an ini.

Kurban Dan Amanat Kemerdekaan

“Atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa,” begitulah persaksian dan wujud syukur masyarakat indonesia yang tertuang dalam teks pembukaan UUD 1945 paragraf ketiga. ”Dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya.” Sungguh, kemerdekaan sebuah bangsa itu merupakan karunia yang teramat besar, yang tiada lain akan mampu diraih oleh sebuah bangsa dengan izin dan kehendak Allah Subhanahu Wata’ala.