Haru Marbot Di Tanah Suci
Mekkah– Tangis haru tak bisa dibendung oleh Wahidin (38) tatkala menatap ka’bah untuk pertama kalinya. Bulir semakin deras turun tatkala ia akhirnya bisa berada di depan multazam, tempat paling mustajab untuk memanjatkan doa. Wahidin tak pernah menyangka bahwa dirinya bisa melakukan napak tilas saat Siti Hajar berlari-lari kecil untuk mencari air bagi anaknya yang kehausan.